Mengikuti Napak Tilas Sang Cowboy

Scott Merrillees, penulis buku Batavia in Nineteenth Century Photographs, kembali melakukan plesiran ke sudut-sudut Batavia. Dari Sunda Kelapa dan berakhir di kuburan Kristen abad 19.

Scott Merrillees dengan bukunya dan Ade Purnama di kanannya.
Foto: Olyvia Bendon ©2007

Pukul 07.30, 14 Januari 2007. Kami berkumpul di Parkir Timur Senayan. Antrean pembagian ko-card dan roti buaya nampak dipenuhi para peserta. Hari itu Scott Merrilees, Alwi Sahab, Max De Bruijn, dan Liliek Suratminto, memandu orang-orang muda dari komunitas Sahabat Museum melakukan wisata bertajuk “Plesiran Tempo Doeloe, Batavia in Nineteenth Century”
Continue reading

Advertisements

Nieuwpoortstraat, Kontroversi Gerbang Baru

Artikel ini ditulis bukan karena ingin mengkritik atau memihak salah satu pihak yang mungkin berlawananan pendapat, tapi sekedar ingin memperlihatkan fakta-fakta yang telah didapatkan sampai saat ini. Betapa banyak yang sebenarnya masih dapat diteliti dari sebuah penggalian guna mempercantik ibukota Negara ini.
Jika penelitian semacam itu dapat direalisasikan, ia akan memperkaya sejarah perjalanan kota ini, memperbanyak koleksi kisah sejarah yang dapat diceritakan kepada turis-turis, menambah kisah sejarah yang dapat memperkaya pengetahuan generasi muda supaya makin mengenal dan merawat ibukotanya yang dulu terkenal dengan julukan Ratu dari Timur (De Koningin van het Oost).

Beberapa bulan lalu ada banyak pemberitaan tentang pembangungan terowongan di bawah sekitar taman Stasiun Kota atau Stasiun Beos yang menimbulkan banyak pertanyaan dan pertentangan dari kalangan wartawan, ahli, pengamat dan pencinta sejarah dengan pemerintah daerah atau pihak dinas kebudayaan dan purbakala DKI Jakarta. Sampai akhirnya saat ini pembangungan hampir rampung dan perihal ini sepertinya ditutup saja.

Banyak yang ingin tahu apa yang sebenarnya yang tertanam di bawah merahnya tanah kota Jakarta ini, namun sepertinya belum banyak informasi yang dapat diterima oleh para pecinta sejarah, wartawan atau bahkan masyarakat awam yang telah haus tentang kebenaran kisah lama kota Jakarta. Kebanyakan berpendapat bahwa pembangunan kota Jakarta saat ini hanya dapat menggeser keberadaan situs-situs tua yang ada di Jakarta dan mengancam hilangnya sisa-sisa tata kota Batavia zaman VOC yang sampai saat ini sebenarnya masih tertanam di bawah kota Jakarta.

Hal paling mudah agar dapat membayangkan keadaan kota Jakarta atau Batavia secara persis pada zaman VOC adalah dengan mencari peta Batavia dari sekitar abad ke-18. Pada masa itu kota Batavia masih merupakan kota kecil yang dikelilingi tembok sebagai pelindung kota dari berbagai macam serangan luar. Wilayah Batavia tentunya belum seluas wilayah Jakarta sekarang ini, jika dapat membayangkan, Batavia saat itu hanya sampai sekitaran daerah Hayam Wuruk.

Peta Batavia dari tahun 1797.


Continue reading

Che Guevara dan Benyamin Ala Taring Babi

distro.jpg

Bisnis Distro (distribution) kini tak bisa dianggap enteng. Meski sistem penjualannya bisa dikatakan underground (bergerilya) – dan biasanya hanya menggunakan sebidang ruangan gudang atau pavilyun sebagai showroom, bisnis ini menjadi bisnis yang ternyata bisa mempengaruhi trend anak-anak muda. Continue reading

Direktori Distro

Kode area : +6221

16th Shop Jl.Hang Tuah 2 No.4, T 7016 7088
Absolut Jl.Mendawai I no.92
Adidas Original store, Stage Kemang Jl.Kemang Raya no.66
Art of Madesha Jl.Kemang raya No.17 – T 7884-5587
Besi Baja Distro, Depan Stasiun Depok, Bizare Sound Production, Mal Cimone, Tangerang. T: 0852 1624 3472.
Bloodrock Distro, Taman Topi, Bogor. T: 0251-2149784.
Brainwash clothing, bags, accessories Jl.Bangunan Timur 15 – T 471-8070
Cemal cemil Desa Payon 2 Restoran Payon, Jl.Kemang Raya – T 718-1962
Cloister Pulomas Barat 5C no.1
Cynical MD Jl. Lamandau IV no.18 – T 725-5407
Danjyo Jl. Cililin raya no.12A, T 724-4289
Debut Pret A Porter Jl. Gunawarman 71 – T 720-789
Dev.Oid Jl. Pinang 10 Rawamangun
Distro, Depan Blok M Plaza, Jakarta T: 0816 1103 723.
Eclectic Attic ITC Mangga Dua Lt. 4 Blok D162 – T 612-6528
Elevate Jl. Panglima Polim II/19 T 723-3048
Euphoria bag Jl. Cipete Raya no. 47E – T 0811 820-610, 766-830
Flea Kemang Raya – T 719-5366
Freeman Distro, Di samping LP Cipinang, T: 0819 3281 3733.
Goodank Jl.Teuku Cikditiro no.68 T 334-048
Guilty Pleasure Jl.Lamandau III- IV no.18 – T 0818 891-725
Harder, Jl. Kemang Raya, Jakarta. T: 0818 0916 5872. Continue reading

Batal menikah gara-gara suaranya

Lay your troubles on my shoulders
Put your worries in my pocket
Rest your love on me awhile

Lagu The Bee Gees, Rest Your Love on me (1970) itu diputar Irly untuk kaum ibu yang sedang arisan club. Mereka sangat menyukainya, liriknya memang bisa menyentuh, juga cara Barry Gibb menyanyikannya bisa bikin lumer wanita. Dan tugas Irly memang membuat pendengarnya menyukai setiap lagu yang ia putar. Beberapa malam berturut-turut lagu itu dikirimkannya untuk mereka.

Suatu saat usai siaran, jam 3 pagi, ketika Irly turun ke tempat parkir, sebuah sedan mengedipkan lampu dimnya. Seorang wanita separuh baya berada di dalamnya sedang merokok. Irly melanjutkan langkah dan masuk ke mobilnya. Mobil wanita itu menghampiri dan berhenti di depan mobilnya: “Kamu Irly yang di Ramako ya?”
Rasa lelah dan kantuk tiba-tiba terganti rasa was-was. Jam 3 pagi. Ah, dia putuskan untuk tak menggubris, dan menjalankan mobil pergi meninggalkannya.

Itulah pengalaman unik Irly Irwansyah, pembawa acara Magic Request dan Relaksasi di Ramako Magic FM dari jam 21:00 hingga 02:00. Irly bergabung sejak 2003 setelah sebelumnya berbagai pekerjaan digelutinya, dari menjaga toko, fotografer hingga desainer grafis.
Karir sebagai penyiar dimulai sejak 2000 di stasiun radio lain yang bersegmen anak muda. Namun ada kekurangan pada Irly sebagai penyiar di radio itu, ”jenis suara saya sering diledek kayak suara om – om…” ujarnya geli.
Ia pun ditugaskan di malam hari, dan ternyata semakin hari Irly semakin menyukai pekerjaannya. ”Saya senang melayani orang-orang yang curhat on the air, yang patah hati, yang sedang siap-siap mau tidur, yah macam-macam lah.. pada prinsipnya saya suka melayani orang, senang membuat orang senang..”

Di Ramako Irly sesekali ditempatkan di pagi hari, namun ”Gak bisa di taruh siang atau pagi, bukan karena saya ngantuk, tapi pendengar yang ngantuk dengerin saya. Setting suara saya kan untuk bikin orang cepet ngantuk. Siaran malam membuat saya benar-benar berada di habitat saya.”

Dedikasi Irly pada pekerjaannya berbuah. Sejak 2005 ia menempati posisi Music Director Assistant, dengan tanggung jawab lebih luas seperti collecting lagu, memelihara networking dengan para artis, promotor dan perusahaan lainnya.
Setiap malam ketika mengantar warga Jakarta ke peraduan, banyak hal yang tak terbayangkan bisa terjadi. Misalnya, sebuah surat untuknyadari seorang magic listener (istilah untuk pendengar Ramako Magic FM -red) yang melampiaskan kegundahan: cukup Iama sudah ia pacaran dan pernikahan sudah diplot.
Setiap sebelum tidur ia selalu ditemani suara Irly. Fantasi pun berkembang membayangkan pacarnya punya sifat-sifat yang dianggapnya dimiliki Irly. Namun ternyata sang pacar jauh dari imajinasinya itu.
Tragis. Ia batalkan rencana pernikahannya.

”Saya bingung harus bersikap apa… dia sendiri mengaku salah mempercayakan hasrat impiannya pada penyiar yang tidak dia kenal secara pribadi.” Itulah kekuatan radio, secara ajaib suara mengembangkan imajinasi setiap hati pendengarnya.
”…padahal kalo ketemu, bisa pingsan kali ngeliat saya yang sebenernya hahaha…”
Irly selalu menghindar jika diajak kopi darat, ia ingin agar imajinasi para magic listener terjaga keindahannya.

Setiap malam banyak ungkapan-ungkapan melalui SMS yang menunjukkan peran Irly dalam menemani warga Jakarta menuju ke peraduan sungguh berarti :

Irly..sy kok bete bgt ya, jenuh, mgkn lage jelek x ya moodnya, bsk kerja lage..tp kalo kgk kerja jg ngapain! -0813150xxxx

Hay semua penyiar puza’anku, hare gene baru shampai rumah dech ceet kena maceet. Kang deden kumaha damang kang?! Kahitna dong aku mau, mamh2 bela, wnti, elisbet,-0888151xxxx

ir, bener yg kamu bilang ada pertemuan pasti ada perpisahan, saat ini itu yg aku rasakan, aku pgn cert byk sm km blh?, beby-0817989xxxx

Irly menanggapi mereka melalui kalimat-kalimat yang sekilas seperti untuk semua pendengar namun bagi pengirim sms akan mengerti bahwa itu untuknya, atau jika tidak terlalu personal atau bisa berguna bagi yang lain, Irly akan mengungkapkan langsung. Sering juga dijawabnya melalui lirik atau melalui judul sederet lagu-lagu pilihan.

Itulah Irly Irwansyah. Bahagia membuat orang lain senang dan terhibur. Entertainer sejati. Untuk menyempurnakan kemampuannya ia geluti dunia mentalis dan magician. Panggilan ke company gathering, hotel, events, pun ia layani.

Saat paling menyenangkan baginya adalah ketika jerih payahnya terbalas oleh kepuasan pendengarnya. Setiap kiriman bunga, makanan, atau ungkapan perhatian dan terimakasih yang diterima Irly membuat rasa lelahnya berganti sukacita.
Ada perubahan besar dalam pandangan hidupnya. Sejak bergelut di radio, ia kini tidak lagi kuatir menghadapi berbagai tantangan di hari esok. Ia piawai menambah, mengasah, dan menginput wawasannya setiap hari. Dunia radio dan segala perniknya sudah begitu dikenalinya sehingga Irly yakin inilah dunianya kini dan masa depannya.

Pesan untuk para pembaca Bataviase Nouvelles dan magic listener?
”Jangan takut untuk menggali potensi kita yang tersembunyi… sebenarnya kita mampu memiliki apa yg kita sendiri gak yakin so Dig It !”

Edisi 4 – Seratus Tahun Pers Kebangsaan

cover-04.jpg

Edisi ini terbit saat Jakarta dilanda kemasgulan atas ketakberdayaan menyambut ritual banjir. Kami turut prihatin atas penderitaan ratusan ribu warga kota, semoga diberi ketabahan dalam menjalani cobaan berat ini dan diberi kemudahan dalam memulihkan diri. Amin.

Banjir sementara ini tidak lagi dibahas, selain sudah dipaparkan berlembar-lembar di edisi lalu, juga karena Bataviase Nouvelles berupaya hanya melaporkan hal-hal yang akan terjadi.
Bukan. Bukan ramalan, tetapi agenda kegiatan —kalender acara serta persiapan-persiapan dalam penyelenggaraannya.
Continue reading