World Mayor: audi et alteram partem

November 2004, Theo van Gogh seorang film-maker, terbunuh di jalanan oleh seorang dari kelompok agama tertentu.
Amsterdam yang multi kultural, penuh dengan kaum imigran, pun menjadi kota yang mencekam.

Meski menjadi sasaran pembunuhan, John Cohen, sang walikota, tetap memimpin kampanye menyerukan persatuan dan toleransi. Hampir seluruh politisi kota turun ke jalan, berdiskusi, berdialog, berdebat dengan berbagai komunitas imigran.

Cohen melangkah lebih jauh dari sekedar saling toleransi, ia menginisiasi dan mendukung berbagai program dan proyek yang memfasilitasi dan mendorong tumbuhnya interaksi antar kultur yang berbeda.

Ketika ditanya tentang resepnya membangun masyarakat yang inklusif —bukannya eksklusif— Cohen menjawab panjang:

“pemimpin harus memiliki dua keahlian yang amat penting : kemampuan mendengarkan rakyat, dan kemampuan menggunakan bahasa inklusif.
Motto saya adalah ‘audi et alteram partem’: ‘dengarkan juga pihak lain’ dan penekananannya pada kata ‘juga’.

Saya meyakini bahwa langkahlangkah tegas dan represif tidak selalu merupakan jalan terbaik terhadap insideninsiden yang menyangkut radikalisi, seruanseruan anti-integrasi dsb. Karena tidak mendorong terciptanya iklim pemahaman.
Penciptaan iklim pemahaman jauh lebih penting. Sebab aksi-aksi kekerasan umumnya didorong oleh rasa takut —kurangnya pengenalan— pada kultur dan adat kebiasaan kelompok lainnya.

Bukan berarti kita mentolerir pelanggaran hukum. Justru sebaliknya. Setiap orang punya hak untuk dilindungi oleh pemerintah dalam batas kerangka hukum yang diberlakukan.

Untuk memelihara kota dan penduduknya agar tetap bersatu, seorang pemimpin harus mendengar baik-baik suara semua komunitas yang hidup di kota.
Warga harus bisa mengenali keberadaan diri mereka di sosok pemimpinnya. Karenanya, seorang pemimpin harus ekstra hati-hati dengan kepercayaan yang telah diberikan.”

Atas keberhasilannya mengatasi krisis itu, majalah Time menganugerahkan John Cohen sebagai salah satu Eropean Heroes 2005. Cohen pun terpilih sebagai runner-up World Mayor 2006. [SUMBER: WWW.WORLDMAYOR.COM | WWW.TIME.COM]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: