Ke Esplanade, menonton Phantom

phantom.jpg

Pihak Singapore Tourism Board secara aktif berusaha menggaet konsumen di Jakarta untuk menonton Phantom of the Opera di gedung Esplanade Simgapura. Mereka membawa salah satu bintangnya ke Jakarta , untuk memancing kedatangan kita.

Rebecca Pitcher menyanyi dengan sangat anggun di Hotel Four Seasons Jakarta. Diiringi piano, ia membawakan lagu-lagu Phantom of the Opera. Itulah acara untuk menggaet penonton Jakarta untuk menonton musical maha karya Andrew Llyod Webber: The Phantom of the Opera. Rebecca adalah pemeran Christine Daae, tokoh utama dalam Phantom. Ia adalah wanita yang jatuh cinta pada “hantu” penunggu gedung opera.

Ia sudah lebih dari 300 kali memerankan tokoh ini. Rebecca juga dikenal sebagai pemeran utama dalam banyak karya teater seperti: Sweeney Todd dan The Elixir of Love. Dia juga tampil sebagai seorang solois dalam pertunjukan Carmina Burana dan The Mozart Requiem.

Acara di Jakarta dikoordinir oleh perancang Harry Darsono. Sekitar seratusan penonton hadir di Four Seasons Hotel. Anggur disediakan untuk pesta kecil ini. Termasuk terlihat hadir di antaranya Titik Puspa.

Upaya pihak Singapore untuk menggaet penonton Jakarta tidak main-main. Terlihat ada strategi dan koordinasi manajemen. Mereka misalnya menaruh tiket-tiket untuk Phantom di beberapa travel agen kita. Tiket ini ada yang lengkap dengan paket hotel. Menjadi semacam wisata tour.

Agaknya pihak Singapore Tourism Board percaya bahwa kelas menengah Jakarta adalah kelas menengah berduit yang rela membuang ratusan dollar untuk menonton di Singapura. Itu dapat dibuktikan ketika La Galigo karya Robert Wilson pentas premier di Esplanade Singapore, sebagian besar penontonnya adalah orang Jakarta. Apalagi teater dengan tema populer, yang filmnya juga laris seperti Phantom ini — tentu mampu menggaet lebih banyak.

Chooi Yee Choong, salah satu direktur Singapore Tourism Board sendiri sampai datang ke Jakarta, meyakinkan bahwa betapa indahnya The Phantom of the Opera ini. Musical ini telah berlangsung selama 20 tahun. Di setiap pertunjukan di negara manapun selalu full house. Opera ini telah ditonton lebih dari 80 juta orang di seluruh dunia dan menghasilkan lebih dari 5 milliar dollar Singapura.

Phantom of the Opera ini memang adalah sebuah musical yang menyentuh hati. Bercerita tentang seorang jenius musik, seseorang yang misterius dan cacat yang
tinggal di bawah Opera House Paris. Sosok tersembunyi ini jatuh cinta dengan penyanyi muda Christine, sehingga dia mendedikasikan dirinya untuk membentuk bintang opera baru sambil kadang-kadang meneror orang-orang yamg berada di Opera House Paris. Orang-orang menyebutnya hantu.

Dengan 130 pemain dan anggota orkestra, serta penataan panggung yang spektakuler, pihak Singapore Tourism of Board menjanjikan Phantom akan menjadi tontonan mengesankan seumur hidup. 

One Response

  1. […] – Phantom of the Opera, wow! – Sebelum ke Esplanade, baca dulu […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: