Jejak-jejak para pemimpin

Diilhami oleh trotoar Walk of Fame-nya Hollywood, sejak 15 Agustus 2003 jejak kaki presiden-presiden RI dipasang di trotoar Monumen Nasional di Jalan Medan Merdeka Utara dalam bentuk lempeng perunggu berukuran 70 x 70 cm.

Sebetulnya tak perlu melongok ke Amerika sana, karena tradisi ini sudah dilakukan lebih dulu oleh nenek moyang kita. Raja Purnawarman saja meninggalkan dua jejak: di prasasti Ciaruteun yang disimpan di Museum Sejarah Jakarta, dan di prasasti batu tulis Jambu yang dirawat di puncak bukit Koleangkak, desa Pasir Gintung, Leuwiliang, Bogor.

Ini dia jejak-jejak para pemimpin beserta teks yang mendampinginya:

tapak0.jpg

shriman data kertajnyo narapatir – asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam – pada­vim­­badavyam ar­na­ga­rotsadane nityadksham bhak­tanam yang­dri­pa­nam – bhavati sukhahakaram shalya­bhu­tam ripunam.

Terjemahan menurut Vogel : Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus panah musuh-musuhnya; kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini, yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh, yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (bagi yang setia kepadanya), tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya.

 

tapak1.jpg

Dr. Ir. Sukarno, Presiden RI – I
Periode 1945-1967, Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia

 

tapak2.jpg

Jenderal Besar Soeharto
Presiden Republik Indonesia
Periode 1967-1998
(dijejakkan pada 14.8.2003)

 

tapak3.jpg

Bacharuddin Jusuf Habibie
Prof. Dr. Ing. Dr. Sc.hc
Presiden Republik Indonesia
Periode 1998-1999 (jejak 9.12.2003)

 

tapak4.jpg

K.H. Abdurrahman Wahid
Presiden Republik Indonesia
Periode 2000-2001

 

tapak5.jpg

Megawati Soekarnoputri
Presiden Republik Indonesia
Periode 2001-2004
(dijejakkan pada 5.6.2003)

 

tapak6.jpg

DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Republik Indonesia
Periode 2004-2009
(dijejakkan pada 19.12.2004)

 

Empat hari setelah peletakkan jejak para presiden, 19 Agustus 2003, jejak kaki para gubernur DKI pun di pasang di sisi Jalan Medan Merdeka Selatan.

Empat tahun berlalu… di awal Januari 2007 para petugas mendapati jejak kaki Gubernur Sutiyoso menghilang entah kemana…

gub1.jpg

Bang H. Ali Sadikin
Gubernur DKI Jakarta
Periode 1966-1977

 

gub2.jpg

Letjen TNI (Purn) H. Tjokropranolo
Bang Nolly, Gubernur DKI Jakarta
Periode 1977-1982

 

gub3.jpg

Letjen TNI (Purn) HR. Soeprapto
Gubernur DKI Jakarta
Periode 1982-1987

 

gub4.jpg

Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto
Gubernur DKI Jakarta
Periode 1987-1992

 

gub5.jpg

Jenderal TNI (Purn) H. Surjadi Soedirdja
Gubernur DKI Jakarta
Periode 1992-1997

 

6 Responses

  1. Lebih dari sekadar komentar untuk jejak kaki itu, aku lihat edisi kelima ini dari jauh, dan melihat kover depannya ciamik banged! Keren deh pokoknya. Besok, semoga tak ada rintangan, aku ke kantor BN via sepur. Salut selalu!

  2. Satoe boedaia djahilijah baroe poen….

  3. bagaimana dengan generasi muda kita saat in???
    mampukah mengikuti jejak langkah para pemimpin kita?
    semoga…

  4. Hanya mereka yang mampu menjadi teladan sajalah yang sebaiknya boleh menjejakkan kakinya.

  5. jangan ikut ikutan gitu dong klo jaman baheula mah dah biasa namanya juga jaman vandal,isin atuh ku karuhun ah .

  6. Kemarin saya cari-cari kok jejaknya tidak ada yach ???
    Apa sudah dipindah ???
    Mohon kasih info lebih lanjut donk !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: