Ratu Timur akan segera bersolek

Sekelompok pecinta Kota Tua bertekad menyelamatkan wajah Kota Tua yang buram, Mereka ingin merevitalisasi Kota Tua itu. Akankah mereka berhasil mengubah wajah buram sang Ratu dari Timur menjadi bersinar?

Miranda Goeltom bersama enam tokoh yang peduli Kota Tua mendirikan satu perkumpulan bernama JOK, Jakarta Old Town Kotaku. Perkumpulan nir laba ini merintis revitalisasi Kota Tua sejak 2004. “Kami ingin lembaga yang di dalamnya semua adalah stakeholder, semua pemangku kepentingan. Pemilik gedung, pencinta gedung tua, seniman, pengguna jalan, pengusaha, pedagang, dan masyarakat di kawasan kota tua adalah pemangku kepentingan,” kata Miranda (Gatra, 2005).

Artinya, bukan pemerintah saja yang bertanggung jawab terhadap Kota Tua.
Prinsip besar JOK adalah merevitalisasi Kota Tua bukan hanya fisik bangunan saja, tapi juga mencakup lingkungan, kehidupan sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat di kawasan itu. Unsur inklusif pun diketengahkan dalam membangun keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Maka lahirlah nota kesepahaman antara JOK dan pihak swasta, terutama perusahaan yang memiliki gedung tua di kawasan itu, yaitu Bank Indonesia, HSBC, Bank Mandiri, PT. Pos Indonesia, PT Kereta Api Indonesia, dan PT. Samudra Indonesia. Pihak swasta itu merupakan bagian dari pemangku kepentingan Kota Tua.

Anggota JOK terdiri dari para pemangku kepentingan juga, antara lain Shanti L. Poesposoetjipto sebagai wakil ketua, Budi Lim sebagai sekretaris, Magdalene Liela Ubaidi, aktivis lingkungan dan pemerhati kawasan Kota Tua, sebagai bendahara, dan tiga direktur untuk disiplin yang berbeda: Farid Harianto, Pingki Pangestu, dan Gilbert Wiryadinata. Miranda Goeltom yang menjadi ketua perkumpulan.
Dalam merevitalisasi Kota Tua, dijalin kerja sama dengan Belanda, sifatnya tranfer teknologi dan pengengetahuan mengenai bangunan. Bila kualitas lingkungan semakin membaik ada rencana bekerja sama dengan konsultan arsitektur Prancis, yang punya catatan baik dan berpengalaman dalam merestorasi bangunan bersejarah. [BASILIUS TRIHARYANTO]

Artikel terkait:
Menghidupkan sejarah Kota Tua
Ratu Timur kan bersolek
Bisakah Oud Batavia diselamatkan?
Pedestrian. Awal sebuah impian besar.
Belajar dari pedestrian Eropa
2007. Upaya menarik swasta ke Kota Tua
Adolf Heuken: Bila Meneruskan Rencana Ali Sadikin, Saya Percaya…
Adolf Heuken: Tak mau menjual dongeng

4 Responses

  1. Ini adalah blog yang bagus untuk memahami budaya

    trim ya
    marjohanusman@yahoo.com
    http://penulisbatusangkar.blogspot.com/

  2. Mohon informasi mengenai foto foto kota tua asli pada tahun yang bersangkutan, dibawah tahun 1980. Terima Kasih.

    Sayang sekali kami tidak bisa membantu. Sebaiknya menghubungi JOK atau Dinas Pemuseuman dan Kebudayaan | Kota Tua, informasinya akan lebih akurat dan lengkap.

  3. ingin bergabung di JOK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: